Friday, June 23, 2017

Sublime Text

Sublime Text merupakan text editor berbagai bahasa pemrograman mulai dari C  hingga Java, menurut penulis Sublime Text merupakan text editor yang sangat baik dan nyaman untuk digunakan sebagai alat berkoding ria. Karena tampilannya yang minimalis namun elegant, bawaannya yang ringan namun diboboti dengan keakuratan dalam penulisan yang mengikuti algoritma dan aturan setiap bahasa pemrograman yang digunakan. Intinya penulis sangat merekomendasikan untuk menjadikan Sublime Text sebagai text editor yang meski digunakan.

Kini pada versi terbaru Sublime Text dengan paket dependasi *.deb sudah dapat dijalankan pada distro linux Debian dan turunannya seperti Ubuntu.

Pada update kali ini, Sublime Text mencegah plugin merusak Sublime Text, dan mempercepat pembukaan aplikasi di awal. Selain peningkatan kecepatan, sekarang Sublime Text juga menggunakan Python 3.3 untuk setiap plugin, serta memperkenalkan symbol indexing yang membaca semua file dalam sebuah proyek untuk dibuat indeks simbol pada saat pencarian.

Pengembang Sublime Text, Jon Skinner menjelaskan bahwa lisensi Sublime Text 3 akan dijual dengan harga $70, bertambah $11 dari harga sebelumnya yang hanya $59, walaupun kamu dapat menggunakan setiap fitur Sublime Text secara lengkap tanpa membutuhkan lisensi.

Simbol Indexing.
Teks Sublime sekarang memindai file dalam proyek Anda, dan membangun sebuah indeks yang berisi file yang simbol. Ini fitur baru Goto Definisi dan Goto Simbol di Proyek, yang keduanya tersedia dari menu Goto. Goto Definition membawa Anda ke definisi simbol di bawah tanda sisipan, sementara Goto Simbol di Proyek meminta Anda untuk memilih simbol melalui pencocokan fuzzy, dan kemudian membawa Anda ke definisi simbol itu.

Manajemen Pane.
Bekerja dengan beberapa panel sekarang lebih efisien, dengan perintah untuk menciptakan dan menghancurkan panel, dan cepat memindahkan file antara panel. Anda dapat melihat pilihan baru di bawah View / Grup, View / Focus Group dan Lihat / Move file Group.

Kecepatan.
Teks Sublime selalu memiliki kecepatan sebagai fitur, namun versi 3 alamat beberapa titik lemah. Waktu startup sekarang hampir segera, dan plugin tidak lagi memiliki kesempatan untuk membawa ini ke bawah. Ganti Semua kinerja juga secara signifikan lebih cepat.

Teks Sublime sekarang menggunakan Python 3.3 untuk plugin, dan berjalan mereka keluar dari proses, sehingga setiap plugin yang memuat kode asli ada risiko lagi menerjang proses Teks Sublime utama. API ini juga sepenuhnya benang-aman, dan menyediakan beberapa callback yang berjalan asynchronously (misalnya, on_modified_async). Ada juga fungsi API baru, termasuk akses penuh ke data proyek. Teks Sublime 2 plugin akan membutuhkan port untuk bekerja dengan Sublime Text 3, namun dalam banyak kasus perubahan akan menjadi kecil.

Perubahan yang dipilih:

Ditambahkan Goto Definisi, dan Goto Simbol di Proyek
Secara signifikan meningkatkan waktu startup
Secara signifikan meningkatkan kinerja semua
Peningkatan algoritma pencocokan digunakan untuk Goto Apa saja dan auto-complete menerima karakter dialihkan
UI: Peningkatan manajemen pane
UI: Meninjau file dari sidebar menciptakan tab pratinjau
UI: Peningkatan animasi di side bar
Proyek: Beberapa ruang kerja dapat dibuat untuk satu proyek
Proyek: Ketika menambahkan folder ke sidebar, symlink tidak diikuti secara default. Hal ini dapat diubah dengan memungkinkan follow_symlinks dalam proyek
Membangun Sistem: Ditambahkan ‘shell_cmd’, yang menggantikan ‘cmd’, dengan sintaks yang lebih intuitif
Membangun Sistem: PATH penanganan perilaku yang lebih baik pada OS X saat menggunakan shell_cmd
Membangun Sistem: ‘Membuat’ membangun sistem memiliki perbaikan pesan error regex
Membangun Sistem: Sintaks file dapat ditentukan untuk output
Membangun Sistem: Word wrap diaktifkan secara default
Temukan di File: Peningkatan penanganan file biner
Temukan di File: nomor baris yang tersembunyi dalam output
Cari: Cari di Seleksi tidak akan lagi secara otomatis dipilih
OSX: Peningkatan kinerja pada Retina display
OSX: 10.7 atau yang lebih baru diperlukan
OSX: 64 bit hanya
OSX: versi Sistem Python tidak lagi ketergantungan
OSX: Italic font disintesis ketika tidak tersedia di tipografi
Linux: File Deb disediakan
Linux: Mulai dari baris perintah akan daemonize proses secara default
API: Upgrade dari Python 2.6 ke Python 3.3
API: Plugin menjalankan out-of-process
API: Plugin API sekarang-thread aman
API: Beberapa peristiwa API sekarang menjalankan asynchronously
API: begin_edit () / end_edit () tidak lagi dapat diakses
API: Proyek yang terkena API
API: Ditambahkan window.settings () dan window.template_settings ()
API: show_quick_panel () menerima sebuah panggilan balik on_highlighted


Sublime Text 3 harus bekerja pada semua sistem yang saat ini dijalankan Sublime Text 2, dengan pengecualian OS X 10.6. Sayangnya, hal itu belum mungkin untuk mempertahankan 10,6 kompatibilitas, karena tidak ada C ++ 11 toolchain untuk OS X 10.6, dan Sublime Text 3 membuat ekstensif menggunakan fungsi di C ++ 11.

Harga untuk kunci lisensi Teks Sublime telah meningkat sebesar $ 11, dari $ 59 sampai $ 70, kenaikan harga pertama dalam sejarah Sublime Text lima tahun. Semua lisensi dibeli dengan harga baru ini berlaku untuk Teks Sublime 3 Pengguna dengan Text 2 kunci lisensi Sublime dapat terus menggunakan kunci dengan Sublime Text 3 sementara itu dalam versi beta. Ketika 3.0 dirilis, upgrade akan tersedia untuk $ 30, atau $ 15 untuk pengguna yang telah membeli baru-baru ini. Memotong Tanggal untuk harga upgrade berkurang akan didasarkan pada tanggal yang sebenarnya dari rilis 3.0

Instant Project Switch

Untuk mempermudah bekerja di Sublime Text, sebaiknya kita membuat project terlebih dahulu. Caranya, buka jendela Sublime Text baru, kemudian folder tempat file-file yang akan kita edit kita drag ke dalam jendela Sublime Text, kemudian simpan project tersebut melalui Project -> Save Project As. Sublime Text akan mengindex semua file di dalam folder tersebut supaya fitur2 Goto bisa bekerja. Proses indeks pun berjalan cepat, sebagai contoh, script-script WordPress bisa diindeks semua dalam waktu sekitar 20 detik saja.
Dengan membuat project, maka kita bisa berpindah-pindah project dengan cepat, dengan menekan Ctrl + Alt + P, lalu pilih project dari list project.
Saat kita berpindah project atau saat Sublime Text ditutup, kita tidak akan diganggu dengan dialog konfirmasi untuk menyimpan file. Semua file yang belum disave akan kembali lagi (tidak hilang) saat project dibuka lagi.



Kelebihan Sublime Text3 :

Multi Platform
Kelebihan pertama dari Sublime Text adalah software ini tersedia dalam berbagai platform sistem operasi, antara lain Windows, Linux dan MacOs.
Plugin
Plugin-nya sangat beragam, sehingga bisa memudahkan programmer dalam mengembangkan software-nya. Sublime Text juga memiliki sangat banyak package. Untuk menginstall package kita bisa menjalankan Package Manager kemudian akan muncul list package, kita tinggal mencari (tentu saja menggunakan fuzzy search juga) package yang diinginkan.Kelebihan menggunakan package manager adalah package akan otomatis terupdate jika ada versi baru. Sublime Text juga menyediakan plugin API untuk kita yang ingin membuat package sendiri menggunakan bahasa python.


Tema dan color scheme yang bervariasi
Anda bahkan bisa membuatnya sendiri atau mendownloadnya secara terpisah. Di Sublime Text, kita bisa mengganti Color Scheme (untuk area editor) maupun Theme (untuk interface sidebar, tab, console, search dll). Untuk mengedit color scheme, kita harus membuka file xml berekstensi .tmTheme dan mengedit isinya, atau bisa juga menggunakan tmTheme editor.new_theme_large
Go To AnythingDengan Goto Anything, kita bisa membuka file di dalam project dengan cepat, tinggal tekan Ctrl + P kemudian ketik nama filenya. Untuk mencari nama file tidak harus mengetik secara tepat, karena Sublime Text menggunakan algoritma fuzzy untuk searching nya.
Drag & Drop
Menyeret dan melepas file teks ke dalam editor akan membuka tab baru secara otomatis. Anda juga bisa menentukan lokasi tab pada saat menyeret file teks tersebut.
Membuka File Besar
Sublime Text mampu membuka dan mengedit sebuah file teks yang sangat besar tanpa masalah.
Membuka banyak dokumen sekaligus ke dalam tab baru
Command PaletteSublime Text memiliki tampilan yang lebih simple dan sangat minim menu, bahkan tidak ada toolbar sama sekali. Kebanyakan perintah-perintahnya bisa kita akses menggunakan Shortcut, atau kalau belum hafal shortcut kita bisa mengakses Command Palette (tekan Ctrl + Shift + P) kemudian cari perintah yang kita inginkan (menggunakan fuzzy search). Sebagai contoh, saya ingin membuat teks menjadi uppercase, maka teks tersebut saya blok dulu, kemudian masuk Command Palette dan ketik “case” atau “upc” maka akan muncul perintah untuk uppercase
Column Editing

Baik Notepad++ maupun Sublime Text memiliki fitur ini. Di Notepad++ tekan Alt kemudian mouse didrag ke bagian yang ingin diedit. Di Sublime Text menggunakan drag tombol mouse tengah, atau bisa juga dengan Shift + drag tombol mouse kanan.


Split Editing
Jika memiliki monitor yang lebar maka kedua editor ini sangat cocok karena sama-sama memiliki fitur untuk Split Editing (membuka 2 atau lebih file secara berdampingan).
Auto- Completion Sublime Text memiliki auto complete untuk beberapa bahasa yang saya pakai seperti PHP, CSS, Javascript. Fitur ini juga mendukung fuzzy search sehingga tidak harus mengetik secara tepat. Notepad++ juga memiliki auto complete, namun tidak senyaman Sublime Text dan harus diaktifkan dulu melalui Settings -> Preferences -> Backup/Auto-Completion.
Mini map / document map Sublime Text memiliki Minimap, semacam versi mini dari file untuk mempermudah melihat file secara keseluruhan.
Go To DefinitionIni adalah fitur baru Sublime Text 3 (di ST2 blm ada). Fitur ini sangat membantu menemukan function/class di dalam project, caranya dengan meletakkan cursor di nama function/class kemudian tekan F12, maka file yang berisi definisi function/class tersebut akan terbuka. Untuk melihat list semua function/class bisa menggunakan Goto Symbol in Project (tekan Ctrl + Shift + R). Notepad++ belum memiliki fitur ini. Fitur semacam ini sangat jarang di text editor biasa, kebanyakan ada di IDE kelas berat seperti NetBeans, Zend Studio, dll.

Kelemahan :

Ada beberapa plugin yang terdapat pada notepad ++ yang belum ada di sublime text.Sekian postingan saya kali inii, semoga bermanfaat

Tutorial Bypass Huawei ID MatePad BAH3-W09 (Berbagai Metode)

  🔍  Identifikasi Masalah Terlebih Dahulu Sebelum mulai, pastikan jenis lock yang dihadapi: ✅  Forgot Password  (kamu adalah pemilik sah) ❌...